Penyakit Ayam yang Perlu Anda Ketahui

Penyakit Ayam yang Perlu Anda Ketahui Terpercaya Penyakit Ayam yang Perlu Anda Ketahui - Tingginya angka kematian pada ayam yang terserang penyakit

Tips Bermain Sabung Ayam S128
Panduan Bermain Sabung Ayam online s128
Panduan cara bermain sabung ayam s128
Merawat Jalu Ayam
Bermain Dengan Pertaruhan Sabung Ayam S128 Online 

Penyakit Ayam yang Perlu Anda Ketahui

Penyakit Ayam yang Perlu Anda Ketahui Terpercaya

Penyakit Ayam yang Perlu Anda Ketahui – Tingginya angka kematian pada ayam yang terserang penyakit adalah saat ayam berusia dibawah 2 bulan, sedangkan ayam usia 2 bulan ke atas sudah lebih kebal. Tapi tidak menutup kemungkinan juga bagi ayam dewasa untuk terserang penyakit, karena selain faktor cuaca, faktor pakan dan lingkungan yang tidak memadai juga bisa berpengaruh besar pada kondisi kesehatan ayam.

Namun situasi ini adalah hal yang umum dialami bagi para pebisnis ayam, yang terpenting saat ayam terkena penyakit kita perlu tahu ciri-cirinya. Hal ini memudahkan proses pengobatannya dan melakukan pencegahan agar tidak terjadi penularan pada yang lain.

  • Tetelo (ND)

Tetelo atau Newcastle Disease, juga disebut sebagai sampar ayam, merupakan penyakit yang sering ditemukan dan paling ditakutkan karena dapat menyebabkan tingkat kematian yang tinggi pada ayam. Penyakit Tetelo adalah suatu infeksi viral yang disebabkan virus Paramyxo. Penyakit ini ganas karena penyebarannya sangat cepat dan luas. Dalam 3-4 hari seluruh ternak akan terinfeksi dan biasanya virus Paramyxo ini ditularkan melalui burung liar. Penyakit Ayam yang Perlu Anda Ketahui

Ciri-ciri ayam aduan terkena tetelo: ayam terlihat lesu, nafsu makan berkurang, produksi telur menurun, gangguan saluran pernapasan, batuk, mulut berlendir, kotoran encer berwarna kehijau-hijauan, jengger dan kepala kebiru-biruan, kornea keruh, kelumpuhan dan kejang-kejang hingga kepala terpuntir ke belakang. Belum tersedia vaksin untuk penyakit tetelo, maka lebih baik lakukan tindakan pencegahan berupa vaksinasi ND dan ayam yang terjangkit tetelo segera di karantina atau di bakar agar tidak menular.

  • Cacingan

Jenis cacing yang menyerang biasanya cacing gilig dan cacing pita. Cacing gilig lebih sering menyerang anak ayam sedangkan cacing pita menyerang ayam yang sudah dewasa. Penyakit cacingan ini biasanya banyak menyerang saat musim penghujan tiba.

Berikut ciri-ciri ayam cacingan: nafsu makan berkurang, pertumbuhan terhambat / jadi lambat, tubuh ayam menjadi kurus, kurang aktif / lemas, bulu tampak kusam dan kotoran encer / diare yang berlendir berwarna agak putih dan kadang juga berdarah.

Jika ayam petarung cacingan bisa digunakan obat cacing preparat piperazine yang mampu memutus rantai penularan karena mampu membunuh cacing dewasa. Atau menggunakan beberapa obat cacing yang lain seperti: pipedon-x liquid (piperavaks), sulfaquinoxalin, sulfamezatin, sulfamerazi, fenbendazole atau leviamisole. Penyakit Ayam yang Perlu Anda Ketahui

  • Snot

Penyakit snot atau disebut juga coryza disebabkan oleh bakteri Haemophillus Gallinarum, biasanya menyerang pada saat pergantian musim. Penyakit ini banyak ditemukan kasus kematian di daerah tropis dan dapat menyerang anak ayam maupun yang sudah dewasa. Angka kematiannya mencapai 30 % dan angka kesakitannya mencapai 80 %. Penyebaran terjadi lewat kontak langsung dengan ayam yang terjangkit, air minum, pakan, debu, udara, peralatan dan petugas kandang.

Beberapa ciri-ciri ayam yang terjangkit snot: tidak nafsu makan, terlihat lemas dan mengantuk, pertumbuhan lambat, keluar lendir kuning yang berbau dari hidung, keluar cairan dari mata (mata berbusa), pembengkakan sinus (batas antara mata dan hidung), kerak di dalam hidung, pilek dan susah bernafas.

Pengobatan yang bisa diberikan pada ayam yang menderita snot adalah menggunakan preparat sulfat seperti sulfadimethoxine atau sulfathiazole. Bisa juga menggunakan obat seperti preparat enrofloksacyn (Enflox) / dengan preparat amphycillin dan colistin (Amphyvitacol). Antibiotik juga bisa alternatif seperti ultramycin, imequil atau corivit. Ada juga yang mengunakan pengobatan tradisional seperti susu bubuk / perasan tumbukan jahe, kunir, kencur dan lempuyang. Tapi bagi ayam aduan yang kasusnya sudah sangat parah berikan juga obat suntikan berupa sulfamix.

  • Ngorok

Ngorok atau dalam bahasa ilmiah disebut Chronic Respiratory Disease (CRD) / sinusitis. Penyakit Ngorok disebabkan oleh bakteri Mycoplasma galisepticum. Penyakit Ngorok biasanya menyerang ayam yang berusia sekitar 4-9 minggu, yang menular melalui kontak langsung, air minum, pakan, manusia dan telur tetas yang terinfeksi. Penyakit Ayam yang Perlu Anda Ketahui

Ciri-cirinya: nafsu makan ayam yang menurun, kurus, lesu, warna bulu pucat dan kusam, buih pada mata, suka gelengkan kepala, keluar cairan dari hidung, kotoran cair dan berwarna putih, nafas berbunyi / ngorok.

Cara mengobatinya: Di Berikan Baytrit 10% Peroral, Mycomas, Tetracolin secara oral atau Bacytracyn yang dilarutkan di air minum.

  • Berak Kapur

Berak Kapur dalam bahasa ilmiah disebut Pullorum sesuai dengan nama bakteri yang mengakibatkan penyakit ini yaitu: bakteri Salmonella pullorum yang mampu bertahan selama 1 tahun di tanah. Biasanya menyerang anak ayam yang berusia 1-10 hari, meskipun menyerang ayam dewasa tapi menyebakan angka kematian yang lebih tinggi terjadi pada anak ayam, sebesar 85 %. Gejalanya pun tidak terlalu nyata pada ayam dewasa.

Ciri-ciri ayam yang terjangkit: nafsu makan berkurang, badan lemas dan kusam, mata menutup, kedinginan dan suka bergerombol mencari tempat hangat, jengger berwarna keabuan, bulu dubur melekat dan kotoran encer yang bercampur dengan butiran putih layaknya kapur. Penyakit Ayam yang Perlu Anda Ketahui

Menyuntikkan preparat sulfonamide atau antibiotik furozolidon, coccilin, neo terramycin, tetra atau mycomas di dada ayam untuk mencegah kematian ayam bukan untuk menghilangkan infeksinya.